1. Dasaran Baru (melatih olah nafas dahulu)
Yang pertama harus diajarkan adalah jurus dasar, diajarkan berulang sampai anggotabenar-benar faham gerak dasar yang diajarkan minimal satu kali pertemuan.
2. Dasar Kasaran
Jurus 1 : 60 – 80 langkah (setiap satu nafas 6 langkah).
Jurus 2 s/d 10 : Jumlah langkah disesuaikan dengan waktu.
Untuk jurus yang terakhir jumlahnya diperbanyak.
3. Tingkahan Kasaran
Jurus 1 : 60 – 80 langkah (setiap satu nafas 6 langkah).
Jurus 2 s/d 10 : masing-masing 12 langkah.
Tingkahan 1 Kasaran : 16 kali tanpa henti istirahat 10 menit. Di mulai lagi dan jumlah
jurus disesuaikan dengan waktu.
Tingkahan 2 Kasaran : Setelah menggerakkan jurus Dasar Kasaran dilanjutkan gerakan
jurus Tingkahan 1 Kasaran 16 kali. Istirahat 10 menit. Dimulai lagi dengan Tingkahan 2
Kasaran.
Tingkahan 3 Kasaran : Setelah menggerakkan jurus dasar kasaran, dilanjutkan dengan
Tingkahan 1 dan Tingkahan 2 Kasaran masing-masing 10 kali. Lanjut dengan
Tingkahan 3 Kasaran disesuaikan dengan waktu.
4. Halusan
Jurus 1 dilakukan : 60-80 langkah (setiap satu nafas 6 langkah)
Jurus 2 s/d 10 : Masing-masing 12 langkah.
Tingkahan Kasaran : Masing-masing 6 kali
Halusan Dasar : Masing-masing 6 langkah. Istirahat 10 menit.
Tingkahan 1 Halusan : Digerakkan setelah istirahat jurus Dasar Kasaran 1-10, dengan
jumlah jurus disesuaikan waktu.
Tingkahan 2 Halusan : Setelah menggerakkan jurus sampai dengan Tingkahan 1
Halusan. Istirahat 10 menit. Lanjut Tingkahan 2 Halusan sampai selesai.
Tingkahan 3 Halusan : Setelah menggerakkan jurus sampai dengan Tingkahan 2
Halusan. Istirahat 10 menit. Lanjut Tingkahan 3 Halusan sampai selesai.
5. Pantek
Jurus 1 dilakukan : 60-80 langkah ( setiap satu nafas 6 langkah)
Jurus 2 s/d 10 : Masing-masing 12 langkah.
Tingkahan Kasaran : Masing-masing 6 kali.
Persiapan Pantek : Minimal 16 kali. Istirahat 10 menit.
Pantek : Minimal 8 kali pola halusan. Istirahat 10 menit.
6. Mahdi
Jurus 1 dilakukan : 60-80 langkah (setiap satu nafas 6 langkah).
Jurus 2 s/d 10 : Masing-masing 12 langkah.
Tingkahan Kasaran : Masing-Masing 6 kali.
Pantek : Minimal 4 kali pola halusan.
Mahdi : Minimal 8 kali pola halusan. Istirahat 10 menit.
7. Syahbandar
Jurus 1 dilakukan : 60-80 langkah (setiap satu nafas 6 langkah).
Jurus 2 s/d 10 : Masing-masing 12 langkah.
Tingkahan Kasaran : Masing-Masing 6 kali.
Pantek : Minimal 4 kali pola halusan.
Mahdi : Minimal 4 kali pola halusan.
Persiapan Syahbandar : Minimal 16 kali. Istirahat 10 menit.
Syahbandar : Minimal 16 kali. Istirahat 10 menit.
Syahbandar Rangkap : Minimal 4 kali pola halusan. Istirahat 10 menit.
8. Payung
Gerakan jurus Dasar Kasaran sampai Syahbandar Rangkap.
Persiapan Payung 1 : Digerakkan berulang 10,2,4,3.
Persiapan Payung 2 : Digerakkan berulang 10,2,4,3 – 7,7,4,3.
Persiapan Payung 3 : Digerakkan berulang 10,2,4,3 - 7,7,4,3 – 9,9,6,3.
Persiapan Payung 4 : Digerakkan berulang 10,2,4,3 - 7,7,4,3 – 9,9,6,3 – 8,8,6,3.
Persiapan Payung 5 : Digerakkan berulang 10,2,4,3 - 7,7,4,3 – 9,9,6,3 – 8,8,6,3 -
10,2,4,6, dan tutup dengan jurus 1.
Persiapan Payung 6 : Digerakkan berulang dengan kuncinya sekaligus.
10,2,4,3 - 7,7,4,3 – 9,9,6,3 –10,2,4,6 dan di tutup dengan jurus 1.
Persiapan Payung 7 : Langkah segi tiga. Setelah hafal langkah gerak segi tiga. Maka
cara mulai latihan gerakkan terlebih dahulu PP6 sampai 6 kali.
Lalu melatih langkah segi tiga dengan membalik arah, sampai
kembali lagi di posisi awal. Disertai dengan pengaturan nafas
sebagai berikut :
Langkah ke-1 tarik dan tahan nafas, Langkah ke-4 berdiri jurus
delapan lepas nafas, bergerak terus sehingga membentuk segi
tiga.
Persiapan Payung 8 : Merangkai langkah segi tiga kemudian menjadi satu kesatuan
jurus.
Cara mulai latihannya dengan menggerakkan seluruh rangkaian
jurus PP 8.
Persiapan Payung 9 : Jurus angka delapan. Melatih gerak jurus angka delapan sampai
hafal. Cara mulainya dengan menggerakkan terlebih dahulu
jurus PP8 seperti di atas minimal 4 kali kemudian melatih gerak
jurus angka delapan. Disertai dengan pengaturan nafas sebagai
berikut :
- Latihan awal 4 langkah satu nafas.
- Latihan ke-2, 8 langkah awal.
- Latihan ke-3, 16 langkah satu nafas.
Persiapan Payung 10 : Merangkai gerak jurus angka 8 yang kemudian menjadi satu
kesatuan jurus. Cara latihannya dengan menggerakkan seluruh
rangkaian jurus PP 10.
Persiapan Payung 11 : Jurus 7 rangkap, 10 rangkap. Melatih gerak jurus tersebut
sampai hafal. Gerakkan jurus PP 10 minimal 3 kali, lalu gerak
jurus 7 rangkap, 10 rangkap. Pengaturan nafas sebagai berikut :
jurus 7 rangkap : lepas nafas, Jurus 7 rangkap tarik nafas.
Persiapan Payung 12 : Merangkai jurus 10 rangkap yang kemudian menjadi satu
kesatuan. Gerakkan seluruh rangkaian jurus PP 12.
Persiapan Payung 13 : Jurus tangkai. Gerakkan jurus PP 12 minimal 2 kali, lalu melatih
gerak jurus tangkai. Disertai dengan pengaturan nafas
sebagai berikut:
Jurus satu tarik tahan nafas dan lepaskan pada saat pelepasan
jurus tangkai.
Persiapan Payung 14 : Merangkai gerak jurus tangkai yang kemudian menjadi satu
kesatuan jurus. Mulai gerakkan seluruh rangkai jurus PP1 s/d
PP14, semua dalam satu kesatuan (digerakkan dengan kasar
baik jurus maupun nafas).
Persiapan Payung 15 : Menggerakkan PP 14 dengan cara halus dan penuh konsentrasi.
